Pengalaman. Hari ini,, dan berjuang itu dari segi materi. .. Aku ternyata kurang segalanya... Kurang mampu kurang berjuang.. Kurang sensara.. kurang ada kemauan yang kuat... Kurang loyal.
Hidupku kurang bersemangat.. Kurang sungguh2 dalam hal apapun... Takut mencoba... Aku harus bisa mengalahkan kemalasanku...
Realitaku belum mengerti apa arti hidup ini... Blm bisa mengerti apa yang tak dapat ku mengerti ... Di sini aku hanya untuk belajar ... Bersungguh2. Dalam hal apapun...
Rabu, 30 Maret 2016
Realita kehidupanku
Selasa, 29 Maret 2016
Nama : Ahmad Fatkur Roziqin
NIM
: 1713143004
Jurusan
: zakat dan wakaf
Dosen : Ayu
Febri Puspitasari, S.AB
1.
Menurut pendapat anda, apa pentingnya mempelajari
Manajemen Sumber Daya Manusia bagi perusahaan ?
2.
Pengembangan dan penerapan teknologi berpengaruh besar
terhadap praktik organisasi dan manajemen. Jelaskan pernyataan tersebut beserta
pengaruhnya !
3.
Menurut pendapat anda, apa yang seharusnya dilakukan
perusahaan dalam melakukan analisis dan rancangan pekerjaan?
4.
Jika anda menjadi manajer sumber daya manusia, apa
yang akan anda lakukan jika perusahaan anda sedang membutuhkan karyawan
sedangkan keuangan perusahaan sedang mengalami pailid?
5.
Menurut pendapat anda, apakah perlu perusahaan
melakukan pengenalan sebelum melakukan penempatan kerja kepada karyawan baru?
Berikan alasan anda !
6.
Sebutkan dan jelaskan perbedaan dari on the job training dan off the job training ?
Jawaban
1. Manajemen
sumber daya manusia sangat penting bagi perusahaan karena yang memutar suatu
perusahaan agar tetetap terus berjalan, semakin baik sumber daya manusia akan
sangat di butuhkan setiap perusahaan, sumber daya manusia sangat mempengaruhi
daya saing perusahaan tersebut.
Disinilah manajemen
sumber daya manusia sangat di butuhkan, manajemen SDM harus menciptakan sumber
daya manusia yang handal dan melakukan training, coaching, motivation, pada
setiap karyawan, sehingga perusahaan dapat maju dalam persaingan global dan karyawan
siap dengan tantangan arus globalisasi.
2. Teknologi
sangat penting, karena teknologi mempunyai pengaruh besar dalam suatu
perusahaan, jika perusaahan menggunakan teknologi akan meningkat daya saing
yang sangat kuat, teknologi menentukan maju tidaknya suatu perusahaan, jika
perusahaan menggunakan teknologi yang maju, maka dapat di katakana perusahaan
itu besar.
3.
Analisis dan rancangan pekerjaan merupakan hal yang
sangat penting, analisis pejerjaan adalah sebagai alat untuk merencanakan
sumber daya manusia pada tingkat manajer, professional dan teknical,
Perusahaan
harus bisa mendapatkan ketepatan orang yang sesuai dengan pekerjaan tertentu,
sesuai dengan kemampuanya, pengalaman dan keahlian dalam melakukan suatu
pekerjaan, untuk memperoleh analisis yang akurat harus mencari informasi dengan
suatu pertanyaan- pertanyaan.
Contoh: pertanyaan analisis pekerjaan seluruhnya,
skema organisasi departemen, perubahan
dalam perusahaan yang sudah mempengaruhi posisi itu.
Berbagai
perubahan akan menuntut ranacang ulang berbagai macam pekerjaan dalam
organisasi, sehingga rancangan pekerjaan sangat di butuhkan. Contoh:
penyederhanaan pekerjaan, overspesialisasi. Dsb.
Rancangan pekerjaan adalah salah satu komponen penting
dalam manajemen sumber daya manusia. Sehingga Di kalangan manajer harus
mempunyai pengaetahuan yang spesifik yang tinggi.
4.
Ketika sebuah perusahaan membutuhkan karyawan dan
keadaan keuangan perusahaan kosong, manajer harus tepat dalam menentukan
kebijakan. Melakukan perekrutan dan seleksi atau tidak, disini analisis di
perlukan bahwa jika ketika menambah karyawan akan membenahi keuangan atau
tidak, akan membawa perusahaan yang lebih baik, maka perekutan dan seleksi
harus dilakukan dengan keuangan yang ada atau meminjam uang, ketika keadaan
tidak memungkinkan untuk melakukan rekrutmen dan seleksi maka di adakan mutasi
atau promosi yang akan memperbaiki perusahaan.
5.
Pengenalan atau orientasi disini sangat di perlukan,
karena pengenalan bertujuan untuk memperkenalkan tentang kehidupan social
,budaya dan lingkungan kerja di sekitar tempat kerja. Sehingga mental seorang
karyawan akan siap dengan tantangan, dari lingkungan pendidikan ke dunia kerja
yang nyata.
6.
On the job training adalah suatu proses yang
terorganisir untuk meningkatkan ketrampilan , pengetahuan dan sikap karyawan.
Jadi disini karyawan di tempatkan langsung dalam kerjaanya, yang di awasi oleh
yang berpengalaman atau supervisor.
Sedangkan
off the job training dilaksanakan dalam suatu ruang atau di luar lingkungan
pekerjaan, berupa materi, biasanya
dilakukan berkelompok dan membutuhkan biaya yang relative besar.
Langganan:
Postingan (Atom)